Apa Hak dan Kewajiban Peserta BPJS Kesehatan ?

bpjs_kesehatan

Setiap peserta BPJS Kesehatan atau JKN-KIS wajib membayar iuran bulanan sesuai dengan kelasnya; baik itu membayar secara mandiri untuk peserta mandiri atau dibayar oleh perusahaan untuk peserta karyawan perusahaan; dst. Namun dengan adanya kewajiban tersebut banyak yang tidak memahami sepenuhnya perihal hak dan kewajiban Peserta BPJS atau JKN-KIS.

A. Apa Hak Peserta ?
1. Mendapatkan kartu identitas peserta sebagai identitas peserta JKN-KIS untuk memperoleh pelayanan kesehatan.
2. Memperoleh manfaat dan informasi tentang hak dan kewajiban serta prosedur pelayanan kesehatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
3. Mendapatkan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
4. Menyampaikan pengaduan, kritik dan saran secara lisan maupun tertulis kepada BPJS Kesehatan.

B. Apa Kewajiban Peserta ?
1. Mendaftarkan diri dan anggota keluarganya sebagai peserta JKN-KIS kepada BPJS Kesehatan.
2. Membayar iuran secara rutin setiap bulan sebelum tanggal 10 (sepuluh).
3. Memberikan data dirinya dan anggota keluarganya secara lengkap dan benar.
4. Melaporkan perubahan data dirinya dan anggota keluarganya, antara lain perubahan golongan, pangkat atau besaran gaji, pernikahan, perceraian, kematian, kelahiran, pindah alamat/domisili dan pindah fasilitas kesehatan tingkat pertama serta    perubahan alamat email dan nomor handphone.
5. Menjaga kartu peserta agar tidak rusak, hilang atau dimanfaatkan oleh orang yang tidak berhak.
6. Mentaati semua ketentuan dan tata cara pelayanan kesehatan.

C. Apa Kewajiban Pemberi Kerja ?
1. Mendaftarkan diri dan pekerjanya sebagai peserta JKN-KIS kepada BPJS Kesehatan.
2. Menghitung dan memungut iuran yang menjadi kewajiban pekerjanya melalui pemotongan gaji/upah pekerja.
3. Membayar dan menyetorkan iuran yang menjadi tanggung jawabnya kepada BPJS Kesehatan secara rutin setiap bulan sebelum tanggal 10 (sepuluh).
4. Memberikan data mengenai diri, pekerja dan anggota keluarganya secara lengkap dan benar meliputi:
    a. Data pekerja berikut anggota keluarganya yang didaftarkan sesuai dengan data pekerja yang dipekerjakan dengan mencantumkan Nomor Induk       Kependudukan (NIK) KTP Elektronik;
    b. Data upah (Gaji pokok + Tunjangan Tetap) yang dilaporkan sesuai dengan upah yang diterima pekerja;
    c. Perubahan data badan usaha atau badan hukum, meliputi: alamat perusahaan, kepengurusan perusahaan, jenis badan usaha, jumlah pekerja, data pekerja dan keluarganya serta perubahan besarnya upah setiap pekerja, selambatnya 7 (tujuh) hari       setelah terjadi perubahan.

Referensi :
Panduan Layanan Bagi Peserta JKN-KIS Edisi Tahun 2018


Baca Juga :

 

 


Cetak   E-mail