Artikel

Perkembangan Anak pada Usia 8 Tahun

anak-usia-8_tahun

Anak usia 8 tahun, mengalami pertumbuhan kemampuan sosial dan emosional yang ditandai dengan keinginan untuk diterima atau disukai oleh teman-temannya. Minat anak usia 8 tahun yang cukup menonjol dalam hal pertemanan; ...//

...// dan timbul keinginan untuk berkelompok dan berkumpul dengan teman temannya.

Grafik Perkembangan Anak pada Usia 8 tahun berikut ini melanjutkan pembahasan tentang Memahami Perkembangan Anak Usia Dini

Pada usia 8 tahun, seorang anak harus mampu untuk :

  1. Perkembangan fisik lebih stabil dan lebih bertingkat, jika dibandingkan dengan usia di bawah delapan tahun.
  2. Otot semakin kekar, keterampilan gerak meningkat .
  3. Kemampuan untuk memahami dan mengkomunikasikan berbagai konsep yang abstrak dan idea yang komplek mulai berkembang.
  4. Ruang lingkup perhatian semakin luas, dan ia mampu memfokuskan perhatiannya pada masa lalu, masa yang akan datang ataupun masa kini.
  5. Kemampuan belajarnya semakin luas, dan ia mampu m embaca, menulis, serta memecahkan masalah dilingkungan sekolah.
  6. Teman-teman dan pergaulan dengan kelompoknya semakin menjadi penting.
  7. Minat untuk pertemanan termasuk menikmati waktu bersama ia dan kelompoknya serta merujuk kepada kelompoknya untuk mendapatkan informasi.
  8. Kemampuan mengendalikan dirinya meningkat, dan memahami masalah emosi yang lebih komplekpun meningkat pula.

Nasihat untuk para orang tua dan pengasuh :

  1. Menjadi tokoh panutan baik untuk anak perempuan maupun anak laki-laki.
  2. Mendorong anak untuk dapat mengekspressikan perasaan dan keyakinannya serta kemampuan untuk memecahkan masalah.
  3. Mengenal dan mendukung kekuatan anak, keterampilannya sebagaimana juga keterbatasannya.
  4. Meluangkan waktu bersama anak untuk ngobrol, bicara dan mendengarkan anak.
  5. Mengembangkan kegiatan yang dapat dikerjakan bersama anak, yang dapat menyebabkan anak merasa berhasil, aman dan disayangi.
  6. Mendukung dan memfasilitasi waktu anak bermain dengan teman2nya, ataupun dalam kegiatan ekstra kurikulernya.
  7. Hargai dan dorong perilaku positif serta membuat ketentuan yang jelas dan konsisten.
  8. Tunjukkan minat dan terlibat dalam sekolah anak anda - ingat bahwa ayah dan ibu serta pengasuh merupakan guru pertama dan utama.

Berbagai tanda peringatan yang harus diwaspadai :

  1. Kesulitan untuk mencari dan mempertahankan teman serta sulit untuk turut dalam kegiatan kelompok.
  2. Menghindari tugas dan tantangan tanpa melakukan usaha, serta menujukkan gejala pasrah.
  3. Sulit menyampaikan kebutuhan, pikiran dan perasaan.
  4. Sulit memfokuskan diri pada tugas, memahami dan menyelesaikan pekerjaan sekolah.
  5. Sikap melawan yang berlebihan, atau rasa malu terhadap teman dan keluarga.

Referensi :
Penuntun Hidup Sehat; UNICEF Indonesia, Pusat Promosi Kesehatan-Kementerian Kesehatan RI

RS KRAKATAU MEDIKA
Jl. Semang Raya,
Cilegon 42435
Banten, Indonesia
☎️ 62 254 396333

"Mitra Terbaik dalam Memelihara Kesehatan Anda"

WA Button