Artikel

Meningkatkan Keamanan Obat Obatan Yang Harus Diwaspadai

high-alert-medication

Obat-obatan yang perlu diwaspadai (high alert medications) adalah obat yang sering  menyebabkan  terjadi  kesalahan/kesalahan  serius  (sentinel  event),  obat yang  berisiko  tinggi  menyebabkan  dampak  yang  tidak diinginkan  (adverse outcome).

High alert medications memiliki risiko yang lebih tinggi dalam menyebabkan komplikasi, efek samping, atau bahaya yang dapat merugikan pasien. Hal inidapat dikarenakan adanya rentang dosis terapeutik dan keamanan yang sempit atau karena insidens yang tinggi akan terjadinya kesalahan.

Pihak rumah sakit harus mengembangkan pendekatan untuk memperbaiki keamanan obat-obatan tersebut. Bila obat-obatan adalah bagian dari rencana pengobatan pasien, maka penerapan manajemen yang benar penting/krusial untuk memastikan keselamatan pasien. Meningkatkan Keamanan Obat Obatan Yang Harus Diwaspadai merupakan salah satu dari 6 (enam) Sasaran Keselamatan Pasien.

Obat Obatan Yang Perlu Diwaspadai

Obat-obatan yang perlu diwaspadai (high-alert medications) adalah obat yang persentasinya tinggi dalam menyebabkan terjadi kesalahan/error dan/atau kejadian sentinel (sentinel event), obat yang berisiko tinggi menyebabkan dampak yang tidak diinginkan (adverse outcome) demikian pula obat-obat yang tampak mirip/ucapan mirip (Nama Obat, Rupa dan Ucapan Mirip/NORUM, atau Look-Alike Sound-Alike/ LASA).

Daftar obat-obatan yang sangat perlu diwaspadai tersedia di WHO. Yang sering disebut-sebut dalam isu keamanan obat adalah pemberian elektrolit konsentrat secara tidak sengaja (misalnya, kalium/potasium klorida [sama dengan 2 mEq/ml atau yang lebih pekat)], kalium/potasium fosfat [(sama dengan atau lebih besar dari 3 mmol/ml)], natrium/sodium klorida [lebih pekat dari 0.9%], dan magnesium sulfat [sama dengan 50% atau lebih pekat].

Terjadinya Kesalahan

Kesalahan ini bisa terjadi bila staf tidak mendapatkan orientasi dengan baik di unit asuhan pasien, bila perawat baru atau kontrak tidak diberikan Orientasi sebagaimana mestinya terhadap unit asuhan pasien, atau pada keadaan gawat darurat/ emergensi. Insiden dapat terus meningkat seiring dengan bertambahnya pasien  yang  dirawat  pada  unit  pelayanan  tersebut.

Metoda pendekatan

Cara yang paling efektif untuk mengurangi atau mengeliminasi kejadian tersebut adalah dengan mengembangkan proses pengelolaan obat-obat yang perlu diwaspadai termasuk memindahkan elektrolit konsentrat dari unit pelayanan pasien ke farmasi. Fasilitas pelayanan kesehatan secara kolaboratif mengembangkan suatu kebijakan dan/atau prosedur untuk menyusun daftar obat-obat yang perlu diwaspadai berdasarkan datanya sendiri.

Kebijakan dan/atau prosedur juga mengidentifikasi area mana yang membutuhkan elektrolit konsentrat secara klinis sebagaimana ditetapkan oleh petunjuk dan praktek profesional, seperti di IGD atau Kamar Operasi, serta menetapkan cara pemberian label yang jelas serta bagaimana penyimpanannya di area tersebut sedemikian rupa, sehingga membatasi akses untuk mencegah pemberian yang tidak disengaja/kurang hati-hati.

Kegiatan yang dilaksanakan

  1. Kebijakan dan/atau prosedur dikembangkan agar memuat proses identifikasi, lokasi, pemberian label, dan penyimpanan obat-obat yang perlu diwaspadai.
  2. Kebijakan dan prosedur diimplementasikan.
  3. Elektrolit konsentrat tidak berada di unit pelayanan pasien kecuali jika dibutuhkan secara klinis dan tindakan diambil untuk mencegah pemberian yang tidak sengaja di area tersebut, bila diperkenankan kebijakan.
  4. Elektrolit konsentrat yang disimpan di unit pelayanan pasien harus diberi label yang jelas, dan disimpan pada area yang dibatasi ketat (restricted).

Metoda yang digunakan

Beberapa metode yang digunakan untuk meminimalisasi kesalahan ini meliputi beberapa strategi; a.l. :

  1. Meningkatkan akses informasi mengenai high alert medications
  2. Membatasi akses terhadap obat high alert
  3. Menggunakan huruf tallman
  4. Menggunakan label dan tanda ‘peringatan’ untuk obat high alert
  5. Menstandarisasi    prosedur    mengenai    penyimpanan,    persiapan,    dan pemberian high alert medications
  6. Melakukan prosedur pengecekan ganda ̧untuk obat-obat tertentu.

 


Baca Juga :