Vaksinasi Imunisasi Haji dan Umroh, serta Sertifikat Vaksinasi Internasional (ICV)

buku-kuning-ICV

RS Krakatau Meidika telah dipercaya melaksanakan dan menyediakan layanan Vaksin Meningitis atau Vaksin Haji. Vaksinasi atau Imunisasi Haji dan Umroh merupakan upaya pengebalan tubuh jemaah haji atau umroh agar tidak sakit sebagai akibat penularan penyakit tertentu serta sebagai upaya memutus matai rantai penularan dan penyebaran penyakit dari dan ke tanah air.  

Prioiritas jenis imunisasi saat ini adalah  imunisasi  meningitis  tetravalent  (ACYW135)  bagi  semua  jemaah,  dan  influenza sesuai dengan musim bagi petugas dan jemaah usia lanjut Imunisasi meningitis ataupun influenza dan jenis vaksin lain membutuhkan waktu agar tubuh dapat memiliki tingkat imunitas (kekebalan  terhadap  penyakit  tertentu).  

Oleh karena itu, apabila seorang jemaahingin ke Arab Saudi, maka imunisasi diberikan jauh hari sebelumnya agar terbentuk  imunitas pada saat tiba di Arab Saudi. Setiap vaksin memiliki periode waktu terbentuk kekebalan dalam tubuh berbeda dengan jenis vaksin lain. Kekebalan yang terbentuk tersebut juga dapat bertahan efektif mencegah penularan dalam periode waktu yang berbeda-beda antara vaksin satu dengan lainnya.   

 

peserta-vaksin-haji-meningitis

Sebagai bukti pemberian imunisasi, diterbitkanlah International Certificate of Vaccination (ICV). Sertifikat Vaksinasi Internasional (ICV, International Certificate of Vaccination) atau disebut juga buku kuning adalah surat keterangan yang menyatakan bahwa seseorang telah mendapatkan vaksinasi dan/atau profilaksis yang diperlukan untuk perjalanan internasional tertentu.

Sertifikat Vaksinasi Internasional dilengkapi dengan nomor seri yang bersifat nasional, barcode, lambang WHO, hologram bakti husada, berbahasa Inggris dan Perancis, dan memiliki security printing.

Setiap orang yang akan melakukan perjalanan internasional dari dan ke negara terjangkit dan/atau endemis penyakit menular tertentu dan/atau atas permintaan negara tujuan wajib diberikan vaksinasi tertentu sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan.

Setiap orang yang berangkat ke negara terjangkit atau endemis penyakit menular tertentu dan tidak dapat menunjukkan Sertifikat Vaksinasi Internasional, atau Sertifikat Vaksinasi Internasional yang ditunjukkan tidak valid, maka harus dilakukan Vaksinasi dan/atau Profilaksis dan penerbitan Sertifikat Vaksinasi Internasional dan/atau surat keterangan kontra indikasi.

Setiap orang yang datang dari negara terjangkit dan/atau endemis penyakit menular tertentu tidak dapat menunjukkan Sertifikat Vaksinasi Internasional, atau Sertifikat Vaksinasi Internasional yang ditunjukkan tidak valid, maka dilakukan karantina sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Vaksinasi Meningitis untuk Jemaah Umrah selain dilakukan di KKP dapat dilakukan di rumah sakit yang ditunjuk sesuai dengan peraturan dan perundangan yang berlaku. Vaksinasi dilakukan oleh dokter yang telah memiliki surat izin praktik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Vaksinasi sebagaimana dilakukan berdasarkan standar profesi, standar pelayanan, standar prosedur operasional dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

 


Baca Juga :

 


Cetak   E-mail