Artikel

Perkembangan Bayi pada Usia 0-4 Bulan

bayi_usi_3_bulan

Pada awal masa kelahirannya biasanya bayi kerap menangis, gerak-geriknya banyak menuntut ibunya untuk memberikannya ASI hampir setiap waktu. Pada masa ini perlu asupan ASI dan tidur yang cukup, karena pada masa ini adalah masa pertumbuhan fisik; normalnya fisiknya akan berkembang pesat.

Tulang dan otot berkembang pesat pada masa bayi dan muncul banyak gerakan fisik yang tidak dilakukan secara sadar; misalnya : bayi refleks menggenggam jika ada benda yang didekatkan ke jari tangan bayi; bayi refleks menggerakkan tangan seperti berenang jika diletakkan dalam air. Pada usia 0-3 Bulan; bayi mengalami perkembangan refleks; aktivitas awal pada masa bayi kebanyakan berupa gerakan-gerakan refleks; refleks mengisap, refleks mencari, refleks menggemgam, refleks jari kaki, dll.

Asupan makan yang baik pada usia ini adalah air susu ibu (ASI), ibu harus memastikan bahwa bayi mendapatkan ASI Eksklusif sesering mungkin; dan segera begitu terlihat membutuhkannya; sejak lahir sampai usia 6 bulan.

Grafik Perkembangan Bayi pada Usia 0-4 Bulan berikut ini melanjutkan pembahasan tentang Memahami Perkembangan Anak Usia Dini

Pada umur satu bulan bayi bisa :

1. Menatap ke ibu.
2. Mengeluarkan suara o.. o..o..
3. Tersenyum.
4. Menggerakkan tangan dan kaki.

Pada umur tiga bulan bayi bisa :

1. Mengangkat kepala tegak ketika tengkurap.
2. Tertawa.
3. Menggerakkan kepala ke kiri dan kanan.
4. Membalas tersenyum ketika diajak bicara/tersenyum.
5. Mengoceh spontan atau bereaksi dengan mengoceh.

Nasihat bagi para orang tua dan pengasuh :

1. Sering memeluk dan menimang bayi dengan penuh kasih sayang.
2. Gantung benda berwarna cerah yang bergerak dan bisa dilihat bayi.
3. Ajak bayi tersenyum dan bicara.
4. Perdengarkan musik pada bayi.

Berbagai tanda peringatan yang harus diwaspadai :

1. Tidak mau menyusui atau daya hisap bayi untuk menyusui lemah.
2. Gerakan kaki dan lengan sedikit sekali.
3. Tidak bereaksi terhadap suara atau cahaya walaupun terang sekali.
4. Menangis lama sekali tanpa alasan yang jelas.
5. Muntah dan diare, yang dapat mengakibatkan dehidrasi.

Referensi :

  1. Penuntun Hidup Sehat Edisi Keempat, 2010; UNICEF, WHO, UNESCO, UNFPA, UNDP, UNAIDS, WFP, the World Bank dan Kementerian Kesehatan.
  2. Pengasuhan Anak Usia 0-12 Bulan; Kemendikbud 2018.

 


Baca Juga :

  1. Mengenal Definisi definisi Obat
  2. Manfaat Jalan Kaki bagi Kesehatan